Desa Nglambangan
Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun
Wisata Sejarah Dan Religi: Pesona Punden Lambang Kuning Desa Nglambangan Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun

Pesona Punden Lambang Kuning Desa Nglambangan Kecamatan Wungu Kabupaten MadiunWisata Sejarah Dan Religi Pesona Punden Lambang Kuning Desa Nglambangan Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun
Di sebuah sudut tenang di Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Berdiri sebuah situs bersejarah yang sarat makna — Punden Lambang Kuning.
Situs ini bukan sekadar tempat tua, melainkan peninggalan leluhur yang hingga kini masih dirawat dengan penuh rasa hormat oleh masyarakat setempat.
Diinformasikan bahwa Lambang Kuning adalah satu-satunya situs bersejarah di Kecamatan Wungu yang telah diakui oleh balai pelestarian cagar budaya Jawa Timur. Menurut kisah yang diwariskan turun-temurun, Lambang Kuning memiliki nama lengkap Nyi Lambang Kuning — seorang keturunan dari keluarga kerajaan kahuripan Kediri.
Pada masa itu di kerajaan kediri tengah melanda wabah akibat ulah calon arang seorang perempuan sakti yang dikenal membawa bencana.
Untuk menghentikan wabah tersebut calon arang mencari seorang gadis sebagai tumbal persembahan. Dalam kepanikan dan ketakutan, Nyi Lambang Kuning Melarikan Diri, mencari tempat yang aman, hingga akhirnya tiba di sebuah hutan belantara — wilayah yang kini dikenal sebagai Desa Nglambangan.
Di tempat inilah ia berhenti, membabat alas, dan mulai menata kehidupan baru. Dari peristiwa inilah muncul nama Nglambangan, yang berasal dari kata Lambang Kuning, sosok perempuan yang menjadi pelindung sekaligus pembuka peradaban di wilayah ini.
Kini, di area situs Lambang Kuning, masih tersimpan berbagai benda cagar budaya.
Mulai dari batu umpak tempat berdirinya tiang kerajaan, Lingga dan Yoni sebagai simbol kesuburan, batu miniatur rumah dan lumbung, hingga batu dakon dan berbagai pusaka kuno lainnya.
Semua menjadi saksi bisu perjalanan panjang sejarah desa nglambangan.
Bagi masyarakat sekitar, Punden Lambang Kuning bukan hanya peninggalan sejarah, tapi juga tempat spiritual untuk berdoa dan mengenang jasa para leluhur.
Setiap tahun, warga menggelar tradisi bersih desa, diawali dengan Kirab Tumpeng yang diiringi musik dan kebersamaan warga dari setiap RT, sebuah wujud rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap Nyi Lambang Kuning.
Sebuah kisah yang menghubungkan masa lalu dan masa kini, kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan cinta terhadap tanah leluhur. Kisah yang hidup abadi di Punden Lambang Kuning Desa Nglambangan.


